Suram. Itulah kesan pertama saya masuk di Gedung Usmar Ismail yang membuat saya cepat-cepat ingin segera masuk. Supaya cepat ketemu sama orang maksudnya
.
Sampai di lantai basement, kehadiran saya disambut oleh teriakan seseorang. Bukan karena saya artis bintang tamu dalam acara ini lho. Rupanya Jeng Nataya, sang pemilik teriakan syahdu (emang ada teriak yang syahdu?
) itu nggak nyangka saya muncul. Ha ha ha... Harap maklum saja bahwa Jeng Nataya memang selalu bahagia dengan kehadiran saya di dekatnya.. 
Workshop menulis yang saya ikuti ini adalah workshop menulis kedua yang saya ikuti. Sebelumnya (demi tuntutan profesi), saya mengikuti workshop penulisan buku akademik yang seriuuuus banget. Ya harus serius, lha yang mau ditulis juga hal yang berat. Dalam workshop menulis kedua ini, seriusnya sama sih, tapi suasananya tentu lebih santai dan menyenangkan.
Pada sesi pertama, saya merasa diajak menjadi blogger yang cool oleh Mbak Ollie. Sebelumnya saya nggak paham, blogger yang cool itu yang bagaimana ya? Dari pemaparan Mbak Ollie, akhirnya saya menyimpulkan bawa blogger yang cool itu adalah yang :
· Nulisnya dengan passion
· Tahu triknya supaya orang-orang mampir ke blog atau ke postingan kita. Rahasianya adalah cari tahu dulu keyword yang sedang trend di Google, lalu gunakan keyword itu dalam tulisan kita
· Mencantumkan “related posting” dalam tulisan terbaru kita, supaya pembaca blog kita nggak pergi-pergi dari blog kita (asal jangan sampai membuat pembaca tersesat saking kelamaan muter-muter di blog kita kali yaaaa? He he he)
· Kalau menulis review, tulisannya dibuat sedetil mungkin dan tidak lupa mencantumkan foto yang terbaik.
· Kalau bisa, ngebloglah yang professional, jangan kelamaan pake blog gratisan… (haduuuh… 4 tahun ngeblog di MP termasuk kelamaan nggak ya?)
· Bisa dapat income dari blog kita
· Ehmm, apa lagi ya?
Yang keren dari sesi 1 ini adalah latihan menulis dengan keywords yang ditentukan berdasarkan gambar yang diberikan oleh Mbak Ollie. Ceritanya bisa dilihat di jurnalnya Gita Lovusa.
Sesi kedua adalah sesi untuk Creative Non Fiction Writing oleh Mbak Imazahra. Pada sesi ini, Mbak Ima membahas tulisan saya "Bulan Cantik, Aku Kangen Ibu". Menurut Mbak Ima, tulisan saya ini ‘nyastra’ banget. He he he… Mbak Ima mungkin belum tahu bahwa saya menulisnya dengan banjir air mata
. Asli, tulisan itu adalah berdasarkan kisah nyata. Jadi apakah termasuk dalam creative non fiction?
Senang sekali ikut workshop ini. Materinya sangat menarik, dan yang bikin tambah seru dan berkesan adalah kopdarnya itu. Di acara ini saya akhirnya berjumpa dengan MbakTyas, Uni Dian "Cambai" dan Mbak Imazahra, sahabat di MP untuk pertama kalinya. Untuk semua nikmat Allah pada hari itu, khususnya pada acara itu, hanya 1 kata yang pantas mewakili: Alhamdulillah.